Puding Ubi

Beberapa minggu yang lalu saya mencoba membuat Puding. Awal mula saya membuatnya karena Mama mendapat beberapa ubi jalar dari temannya. Saya yang tahu akan hal itu langsung meminta ubi jalar tersebut. Sebenarnya bingung juga ubi jalar itu mau diapakan. Kalau sekedar digoreng rasanya terlalu biasa. Karena saya tidak kreatif, saya putuskan meminta pertolongan Om Google. Wakakakak… Di kolom search saya ketik “resep ubi jalar”. Beberapa detik kemudian muncullah beraneka macam resep yang terbuat dari bahan baku ubi jalar. Dengan melihat beberapa resep yang ada, jatuhlah pilihan saya pada “Puding Ubi Jalar”.

Berikut bahannya:
– Ubi Jalar
– Gula Pasir
– Telur Ayam
– Susu Manis
– Biskuit
– Agar-agar
– Mentega

Hal pertama yang harus dilakukan adalah merebus si ubi sampai bisa dihancurkan. Setelah hancur, beri gula pasir, susu manis dan telur ayam. Lalu pastikan semua adonan tercampur. Sekarang siapkan talang, dan olesi dengan mentega. Masukkan adonan ubi tadi ke dalam setengah talang. Kukus. Selanjutnya rebus agar-agar dengan gula pasir dan susu manis.

Nah, kemudian sampailah ke bagian “kesalahan”. Saat membuat agar-agar, seharusnya saya cuma mengaduk sekitar 3 menit, kemudian mengeluarkan kukusan ubi, lalu menaruh beberapa biskuit di atasnya dan ditutup agar-agar, kemudian didinginkan. Setelah biskuitnya menyatu dengan agar-agar, baru tutupi lagi dengan sisa agar-agar yang sedang diaduk.

Seharusnya begitu, tapi saya langsung menata biskuit di atas ubi, lalu menutupinya dengan SEMUA agar-agar. Hasilnya, biskuitnya mengapung. Wakakakakak. Setelah agar-agar dituangkan, tinggal mendinginkan agar puding tersebut mengeras, lalu dimasukkan ke dalam kulkas. Mudah kan?

Keesokan harinya, Mama memasukkan sepotong BESAR puding tersebut ke kotak bekalku. Pergilah saya membawa sekotak puding ke kantor. Sesampainya di kantor, saya meminta tolong Pak Rambo (salah satu OB) untuk memasukkan puding tersebut ke kulkas.

Setelah merasa agak lapar saya meminta Ardi (OB yang lain) untuk mengambil pudingku. Saat saya ingin menyendok puding tersebut… “BUSET! Ini puding kok keras gini ya?” naluriku teriak. Wakakakakak. Sumpah itu adalah puding terkeras yang saya tahu. Saat mulai dikunyah, rasanya macam-macam. Ada rasa ubi (sudah jelas) bercampur dengan telur, kemudian ada rasa biskuit, dan terakhir agar-agar yang menetralkan. Rasanya enak dan MENGENYANGKAN.

Tadi saya mengatakan kalau pudingnya keras. Itu bukan karena agar-agar, tapi ubi yang sangat padat. Jadi, sepotong SAJA sudah bisa mengganjal perut. Bagi saya, puding tersebut mendapat nilai 70. Bukan favoritku, walaupun bukan tidak enak.

Dua hari kemudian, yaitu hari Minggu, di Haji Bau selalu ada sekolah minggu. Ibu-ibu yang menjemput anaknya tidak langsung pulang, tapi bersosialisasi dulu dengan ibu-ibu yang lain. Mama tiba-tiba mempunyai inisiatif menyajikan Puding Ubi buatanku. Awalnya saya agak ragu karena menurutku puding tersebut malu-maluin. Wakakakak. Tapi karena penasaran dengan pendapat orang, saya menyetujui puding tersebut dihidangkan. Saya kemudian berlalu ke kamar. Nonton kartun di TV!!! Hahaha…

Tidak berapa lama Mama masuk ke kamar sambil cekikikan. Katanya: “Laku pudingmu!” WHAT??? Ada apa dengan lidah ibu-ibu itu? Satu talang puding habis di mulut ibu-ibu. Untung saja Mama sempat menyisihkan sepotong puding ubi untuk orang di rumah. Kalau nggak, sudah habis juga kali.

Pelajaran yang saya dapat dari Puding Ubi ini adalah “TIDAK SEMUA ORANG PUNYA RASA YANG SAMA”. Saya merasa puding itu biasa-biasa saja, tapi bagi orang lain enak. Ini juga yang terjadi dalam kehidupan. Jika dua orang, misalnya A dan B diberi ujian, apa yang dirasakan A dan B belum tentu sama. Bisa saja berbeda, walaupun ujian yang diberikan sama. Jadi, jangan selalu meremehkan masalah yang dihadapi orang lain. Mungkin bagi kita bukan sesuatu yang berarti, tapi bagi orang lain masalah itu menyiksa seluruh hidupnya. Mari belajar dari puding ubi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s